JAKARTA (jakartamail.id) – Para pemimpin BRICS menyoroti pentingnya melanjutkan pembahasan tentang inisiatif pembentukan bursa perdagangan gandum bersama di dalam kelompok tersebut.
Dokumen berisi pernyataan bersama yang dikeluarkan dalam KTT BRICS di New Delhi pada Sabtu, 12 September 2026 menyebut, para anggota mengakui pentingnya melanjutkan pengembangan inisiatif untuk membentuk platform perdagangan gandum di dalam Bursa Gandum BRICS.
“Dan menyambut baik diskusi lanjutan tentang mekanisme operasionalnya serta pengembangan selanjutnya, termasuk perluasan ke produk dan komoditas pertanian lainnya,” sebagaimana dikutip dari isi dokumen tersebut, Minggu, 13 September 2026.
Para pemimpin negara-negara anggota BRICS juga menyoroti peran penting kelompok itu dalam produksi pangan global.
Mereka juga seraya menekankan perlunya memastikan ketahanan pangan, serta mengurangi dampak fluktuasi harga yang tajam dan gangguan pasokan termasuk kekurangan pupuk.
BRICS merupakan kelompok antarpemerintah yang dibentuk pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2011.
Sejumlah negara lain bergabung dengan BRICS sejak 2024. Sementara itu, India memegang kepemimpinan bergilir BRICS tahun ini.






