Airlangga Sebut Prabowo Ingin Perluas Diversifikasi Pasar Ekspor ke Afrika, Begini Strateginya

Airlangga
Airlangga, Antara Business Forum 2026

JAKARTA (jakartamail.id) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku, Presiden Prabowo telah meminta jajarannya untuk memperluas diversifikasi pasar hingga ke negara-negara di Benua Afrika.

Dalam gelaran ANTARA Business Forum (ABF) 2026, Airlangga menjelaskan bahwa hal itu karena sejumlah negara Afrika seperti misalnya Nigeria, saat ini tengah bergerak maju dan berpotensi menjadi pasar baru bagi Indonesia.

“Karena negara-negara Afrika ada beberapa yang sudah bergerak ke arah yang lebih maju, termasuk salah satunya Nigeria,” kata Airlangga di acara ANTARA Business Forum (ABF) 2026 di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Pemerintah diakuinya melihat bahwa upaya itu sangat penting, agar Indonesia tidak hanya berkecimpung di pasar yang selama ini sudah dikenal dan bisa mulai membuka potensi-potensi pasar baru di mancanegara.

“Ini tentunya menjadi perhatian sendiri, agar kita tidak hanya berkecimpung di pasar yang sudah kita kenal. Setelah itu kita membuka pasar-pasar baru yang selama ini hanya disamperin oleh China. Jadi mungkin kita akan terus dorong ke sana,” ujarnya.

Sampai saat ini, sejumlah perusahaan Indonesia bahkan juga telah menanamkan modalnya di Nigeria. Misalnya seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) dan PT Mayora Indah Tbk (Mayora).

“Di Nigeria sudah ada beberapa investasi dari perusahaan Indonesia, baik itu di fast moving consumer group seperti Indofood maupun Mayora, maupun yang lain. Jadi inilah waktu bagi kita untuk terus berkembang,” kata Airlangga.

Karenanya, Airlangga menegaskan bahwa posisi Indonesia saat ini akan terus berupaya untuk membuka peluang, guna memperluas kerja sama dengan berbagai negara khususnya di Benua Afrika tersebut.

“Indonesia sudah mulai dikenal di global sebagai medium power country, yang politik luar negerinya ‘cukup diperhatikan’ oleh berbagai negara dan kita sudah punya kerja sama baik itu dengan Rusia, dengan Eurasia sudah ditandatangani sudah diratifikasi,” kata Airlangga.

“Kemudian kita juga punya (perjanjian dagang) dengan Eropa, sedang dalam proses, dan dengan Amerika juga sedang dalam proses,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *