IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

JAKARTA (jakartamail.id) – IHSG dibuka menguat 8 poin atau 0,14 persen di level 6.352 pada pembukaan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.

Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

Bacaan Lainnya

“IHSG berpotensi bergerak kembali menguat hari ini,” kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Kamis kemarin, seiring rally yang dipimpin saham-saham AI. Pelaku pasar terus mencermati prospek kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Indeks Jepang, Nikkei 225 turun 0,93 persen dipimpin oleh pelemahan saham sektor teknologi, sedangkan Topix naik 0,24 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks KOSPI merosot 4,58 persen dan indeks KOSDAQ menguat 0,26 persen.

Tekanan di Seoul datang dari saham Samsung Electronics yang turun 6,3 persen dan SK Hynix yang anjlok 10,4 persen.

Di Tokyo, saham Kioxia merosot 10,2 persen sementara Tokyo Electron melemah 5,5 persen Selain itu, Hang Seng Hong Kong turun 1,49 persen, Taiex Taiwan melemah 0,48 persen, sedangkan ASX 200 Australia menguat 0,47 persen.

Sentimen lain masih dipengaruhi kabar mengenai usulan kesepakatan antara Iran dan Oman untuk mengakhiri konflik selama lima bulan antara AS dan Iran. Berdasarkan sumber Reuters, kesepakatan tersebut akan memberikan Iran kendali atas kapal-kapal yang memasuki Teluk Persia melalui Selat Hormuz.

“Support IHSG berada di level 6.300-6.320 sementara resist IHSG di rentang 6.380-6.420,” ujarnya.

Sebagai informasi, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis kemarin, menghentikan rally yang mengantarkan indeks utama mencetak rekor tertinggi pada awal pekan. Investor mencermati gelombang terbaru laporan keuangan emiten, sekaligus memantau perkembangan pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,85 persen, S&P 500 terkoreksi 0,18 persen, dan Nasdaq Composite melemah tipis 0,06 persen. Sentimen positif didorong musim laporan keuangan yang solid, sehingga meredakan kekhawatiran atas besarnya belanja perusahaan untuk pengembangan AI serta meningkatnya optimisme terhadap peluang berakhirnya konflik Iran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *