Hadapi Ancaman Houthi di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, Pemerintah Yaman Gandeng Koalisi Saudi

JAKARTA (jakartamail.id) Pemerintah Yaman menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan koalisi pimpinan Arab Saudi dan mitra internasional, demi meredam ancaman serta melindungi jalur perairan vital di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Kepemimpinan Kepresidenan Yaman, Rashad al-Alimi, menyusul konfirmasi koalisi pimpinan Saudi yang melancarkan serangan militer proporsional terhadap sasaran Houthi di Provinsi Al-Hudayda sebagai bentuk perlindungan bagi kapal-kapal yang berlayar.

Langkah ini diambil usai Houthi mengancam akan melarang pelayaran yang terafiliasi dengan Saudi, di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb.

Melalui media sosial X pada Sabtu kemarin, Alimi, menyatakan kerja sama tersebut juga berfokus pada penanganan terorisme, penyelundupan, dan kejahatan terorganisasi.

“Ini merupakan tanggung jawab nasional sekaligus komitmen yang tak tergoyahkan terhadap keamanan Yaman, kawasan, dan perdamaian global,” kata Alimi, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Alimi menuding kelompok Houthi dan para pendukungnya merusak peluang deeskalasi. Dia menilai, tindakan tersebut sengaja menyeret negara ke dalam krisis yang beruntun, demi melayani agenda rezim Iran.

Dia menegaskan, aspirasi rakyat Yaman untuk membangun negara yang bermartabat dan stabil, tidak akan pernah menjadi bahan tawar-menawar.

Menurutnya, kelompok Houthi tidak memiliki pilihan selain menuruti kehendak rakyat.

“Eskalasi yang terus berlanjut hanya membuang waktu dan menguras sumber daya Yaman tanpa sedikit pun melemahkan tekad publik untuk mengakhiri kudeta dan memulihkan otoritas negara,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *